-------
Tanya
-------
Mengapa di dalam al Quran disebutkan bahwa isa itu
Ruhullah dan Kalimatullah, begitu pula di surat Nabi
Muhammad kepada raja-raja kristen yang menyebutkan bahwa
Isa itu Roh Allah yang masuk ke tubuh Mariam?
Prihandono Wibowo
Malang
-------
Jawab
-------
Saudara Pri yang terhormat.
Sebelum kami coba jelaskan persoalan yang anda utarakan, perkenankanlah kami
haturkan bahwa persoalan tersebut seringkali disalah fahami sehingga bisa
menjerumuskan kita kepada hal-hal yang dilarang oleh agama dalam hal ini
kekufuran. Beberapa buku sejarah menyatakan bahwa dulu pada masa
pemerintahan Hisyam bin Abdul Malik (Bani Umayah), ada seorang pendeta
bernama Johannes berasal dari Damascus sengaja mengajari kaum-kaumnya untuk
menyerang kaum muslimin dengan melalui debat teologi yang tujuannya tiada
lain hanya untuk membuat kaum muslimin ragu dengan keimanannya sendiri. Di
antara bahan debat itu adalah masalah nabi Isa AS sebagai kalimatullah dan
ruhullah.
Secara singkat, ujung/kesimpulan dari debat ini adalah bahwa Allah SWT (di
mata mereka) bukan merupakan Al Khaliq (pencipta) tapi makhluq (yang
dicipta) karena "kalimat" dan "ruh" memang merupakan sesuatu yang
diciptakan (makhluq).
Tentu saja kesimpulan seperti itu jelas keliru, karena diambil melalui
logika yang menyesatkan (sophistry).
Jika kita ikuti perdebatan seperti ini, kitapun akan terjerumus ke dalam
kesimpulan yang menyesatkan itu, apalagi jika keimanan kita masih lemah.
Yang jelas, secara singkat pula, penjelasan kami atas persoalan anda adalah
sbb:
Allah berfirman yang kurang lebih berarti, "Sesungguhnya Isa bin Maryam itu
adalah utusan Allah dan kalimatNYA yang diturunkan kepada Maryam dan (Isa
juga) merupakan ruh dariNYA". Jika ayat itu anda fahami secara dangkal, maka
anda akan kembali kepada kesimpulan menyesatkan seperti di atas. Pemahaman
yang benar atas ayat tersebut adalah: Isa AS diciptakan melalui perantara
kalimat Allah yang berupa "Kun" (jadilah engkau wahai Isa). Sedangkan
penyebutan "ruh" dalam ayat tadi adalah untuk menunjukkan bahwa Isa memang
manusia biasa, bukan tuhan. Sebab manusia memang diciptakan dengan
dikaruniai ruh dan ruh itu sendiri hanya Allah yang bisa menciptakannya.
Demikian, semoga dapat emmbantu.
Wassalam.
Diana Nafi' Abdillah
Rabu, 24 Desember 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RSS Feed
Twitter
07.23
Unknown
0 komentar:
Posting Komentar
silahkan komentar dengan sopan!